Konsultan Pertanian dan Penjualan Alat & Bibit Pertanian
Info & Pemesanan
HP : +6281313830886
    +6285861807777
    +6281996870569
PIN BB : 20C754DB
E-mail : h_hariri@ymail.com
    hhariribaker@
    gmail.com
Alamat : Jl. R. Gunawan
    blpp) H. Mena
    Lampung Selatan 35362
Budidaya Jahe Emprit

Jahe emprit merupakan salah satu jenis jahe yang ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan jahe merah dan jahe gajah. Saat ini permintaan pasar terhadap jahe memang cukup tinggi karena tidak hanya digunakan untuk kebutuhan dalam negeri saja tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia. Tanaman jahe masuk dalam kategori tanaman obat dan temu – temuan atau rimpang dimana tanaman ini sebenarnya sejenis dengan tanaman temulawak, kunyit, dan temu – temuan lainnya. Cara budidaya jahe emprit dalam polybag saat ini memang banyak diminati apalagi semakin terbatasnya lahan yang ada saat ini membuat budidaya jahe menjadi lebih sulit. Oleh sebab itulah polybag merupakan salah satu tempat yang tepat untuk bercocok tanam jahe emprit dan membudidayakannya. Cara menanam jahe emprit dalam polybag sebenarnya tidaklah sulit. Cara tanam jahe emprit hampir sama dengan penananaman jahe di tempat lain. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang cara budidaya jahe emprit, berikut ini langkah – langkahnya.

Pemilihan Bibit

Tips pemilihan bibit merupakan langkah yang paling penting sebelum memahami teknik budidaya tanaman jahe emprit. Bibit jahe dapat diperoleh dari perkebunan atau pembibitan jahe emprit yang sudah ada. Saat memilih bibit, pilihlah bibit jahe yang

Baca selengkapnya >

Cara Budidaya Kencur

Cara mudah budidaya kencur – Kencur (Kaempferia galanga L.) banyak digunakan sebagai bahan baku obat tradisional (jamu), fitofarmaka, industri kosmetika, penyedap makanan dan minuman, rempah, serta bahan campuran saus, rokok pada industri rokok kretek. Secara empirik kencur digunakan sebagai penambah nafsu makan, infeksi bakteri, obat batuk, disentri, tonikum, ekspektoran, masuk angin, sakit perut. Minyak atsiri didalam rimpang kencur mengandung etil sinnamat dan metil p-metoksisinamat yang banyak digunakan didalam industri kosmetika dan dimanfaatkan sebagai obat asma dan anti jamur. Banyaknya manfaat kencur memungkinkan pengembangan pembudidayaannya dilakukan secara intensif yang disesuaikan dengan produk akhir yang diinginkan. Produksi, mutu dan kandungan bahan aktif didalam rimpang kencur ditentukan oleh varietas yang digunakan, cara budidaya dan lingkungan tempat tumbuhnya.

PERSYARATAN TUMBUH

Untuk pertumbuhan kencur yang optimal diperlukan lahan dengan agroklimat yang sesuai. Agroklimat yang baik untuk budidaya kencur adalah iklim tipe A, B dan C (Schmidt & Ferguson), ketinggian tempat 50 – 600 m dpl., temperatur rata-rata tahunan 25 – 30 oC, jumlah bulan basah 5 – 9 bulan per tahun dan bulan kering 5 – 6 bulan, curah hujan per tahun 2 500 – 4 000 mm, intensitas cahaya matahari penuh

Baca selengkapnya >

Jahe Merah Jahira 1

Deskripsi:

Habitus tanaman tanaman tegak, tinggi tanaman 55,54 cm, jumlah batang/anakan 12, 39, tipe pertumbuhan daun paling atas miring, bentuk tanaman bulat agak pipih, warna batang hijau, warna pangkal batang merah cerah, diameter batang utama 0,93 cm.

Daun

Permukaan daun licin tidak berbulu, pinggir daun rata, ujung daun meruncing, tangkai daun pipih, warna daun tua hijau tua, warna daun muda hijau muda, bentuk helai daun lanset, aroma daun keras, jumlah daun pada batang utama 16, 47, panjang daun 25,85 cm, lebar daun 2,87 cm, bentuk bunga silinder/tabung.

Rimpang

Berat rimpang 432 g/rumpun, produktivitas rimpang 12, 11 ton/ha, ripe rimpang lurus, pertumbuhan rimpang dalam, warna kulit rimpang merah, tekstur permukaan rimpang kasar, warna merah pada pangkal tunas sangat jelas, jumlah anak rimpang (propagul) 20,91 (banyak), ukuran anakn rimpang 2,62 cm (besar), warna daging rimpang putih keabuan, waktu luruh daun lebih dari 8 bulan, umur panen>9 bulan

Mutu (%)

Kadar minyak atsiri 3,41 (tinggi), kadar pati 42,74, kadar serat 6, 69, kadar sari dalam air 19, 73, kadar sari dalam alkohol 7, 93, kadar fenol 2, 77, kadar abu 7, 56.

Agroekologi yang dianjurkan:

Baca selengkapnya >

Pengunjung

HARIRI BAKER

Selamat Datang di Hariri Baker

Berbuatlah Baik Hari Ini Niscaya Besok Ada Hasilnya.

Mari Kita Mulai Merubah Dunia Dengan Menanam Tanaman yang Manfaat Untuk Kehidupan “ORGANIK

Back To Nature….. Go Green….

Chat Dengan Kami
Gallery

1

2

3

4

5

6

7

8

Keuntungan Jahe Merah

Memilih tanaman budidaya yang tepat memang sangat berpengaruh pada hasil dan keuntungan yang akan didapat, namun jika terlalu lama memilih tanaman yang tepat maka keuntungan yang diharap akan terlewat karena musim, dan harga biasanya berkaitan, dimana musim yang kurang mendukung harga komoditi tertentu mencapai harga tertinggi, dan sebaliknya saat musim baik dan banyak orang berbudidaya biasanya hargapun juga turun hal ini sesuai dengan hukum ekonomi. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka Petani tak perlu tunggu musim atau rame- rame menanam, sehingga tidak lagi terjadi “panen massal”, dengan demikian tak perlu terjadi penurunan harga dikarenakan terlalu banyak stok dan menurunnya jumlah permintaan. 

            Kita tentukan saja pilihan kita kali ini pada tanaman budidaya Jahe Merah. Tanaman ini tak terlalu sulit dalam berbudidayanya. Cukup di sela-sela tanaman pokok (sengon, kopi, atau tanaman buah-buahan ), Media tanam bisa menggunakan Karung/Glangsing/Polybag yang telah diisi Bokashi dan tanah dengan perbandingan 1: 3. Pengisian media tanam awalnya hanya perlu diisi setinggi kira-kira 15 cm.

Sebagai pertimbangan nilai ekonomi Polybag yang diisi 2 - 3 tunas bibit Jahe seharga Rp. 500,-  dalam waktu 8 - 10 bulan bisa berkembang menjadi

Baca selengkapnya >

Budidaya Kelapa Sawit

Langkah mudah budidaya kelapa sawit – Kelapa sawit berbentuk pohon. Tingginya dapat mencapai 24 meter. Akar serabut tanaman kelapa sawit mengarah ke bawah dan samping. Selain itu juga terdapat beberapa akar napas yang tumbuh mengarah ke samping atas untuk mendapatkan tambahan aerasi.

Seperti jenis palma lainnya, daunnya tersusun majemuk menyirip. Daun berwarna hijau tua dan pelepah berwarna sedikit lebih muda. Penampilannya agak mirip dengan tanaman salak, hanya saja dengan duri yang tidak terlalu keras dan tajam. Batang tanaman diselimuti bekas pelepah hingga umur 12 tahun. Setelah umur 12 tahun pelapah yang mengering akan terlepas sehingga penampilan menjadi mirip dengan kelapa.

Bunga jantan dan betina terpisah namun berada pada satu pohon (monoecious diclin) dan memiliki waktu pematangan berbeda sehingga sangat jarang terjadi penyerbukan sendiri. Bunga jantan memiliki bentuk lancip dan panjang sementara bunga betina terlihat lebih besar dan mekar.

Tanaman sawit dengan tipe cangkang pisifera bersifat female steril sehingga sangat jarang menghasilkan tandan buah dan dalam produksi benih unggul digunakan sebagai tetua jantan.

Buah sawit mempunyai warna bervariasi dari hitam, ungu, hingga merah tergantung bibit yang digunakan. Buah bergerombol dalam tandan yang muncul dari......

Baca selengkapnya >

Tips Budidaya Jahe Merah

Tips sukses budidaya jahe merah – Terdapat di seluruh Indonesia, ditanam di kebun dan di pekarangan. Pada saat ini jahe telah banyak dibudidayakan di Australia, Srilangka, Cina, Mesir, Yunani, India, Indonesia, Jamaika, Jepang, Meksiko, Nigeria, Pakistan. Jahe dari Jamaika mempunyai kualitas tertinggi, sedangkan India merupakan negara produsen jahe terbesar, yaitu lebih dari 50 % dari total produksi jahe dunia.

Syarat Pertumbuhan
Iklim
1)   Tanaman jahe membutuhkan curah hujan relatif tinggi, yaitu antara 2.500-4.000 mm/tahun.

2)   Pada umur 2,5 sampai 7 bulan atau lebih tanaman jahe memerlukan sinar matahari. Dengan kata lain penanaman jahe dilakukan di tempat yang terbuka sehingga mendapat sinar matahari sepanjang hari.

3)   Suhu udara optimum untuk budidaya tanaman jahe antara 20-35 oC.

Media Tanam

  • Tanaman jahe paling cocok ditanam pada tanah yang subur, gembur dan banyak mengandung humus.
  • Tekstur tanah yang baik adalah lempung berpasir, liat berpasir dan tanah laterik.
  • Tanaman jahe dapat tumbuh pada keasaman tanah (pH) sekitar 4,3-7,4. Tetapi keasaman tanah (pH) optimum untuk jahe gajah adalah 6,8-7,0.

Baca selengkapnya >